Berita Terbaru:

MANGGA

Penulis : Unknown on Jumat, 30 September 2016 | 23.16

Jumat, 30 September 2016

Seorang dosen saya pernah bercerita bahwa dulu pada masa Beliau masih kecil, untuk bisa makan mangga harus memanjat sendiri pohon mangga yang ada di kebun.

Setelah kondisi zaman sudah membaik, tidak perlu susah-susah panjat pohon, tinggal beli saja di pasar atau di tukang buah.

Sekarang lihat anak-anak kita, mana mau harus beli mangga dulu. Kecuali mangga nya sudah ada di rumah barulah mereka mau makan mangga.

Bahkan yang terjadi, mangga sudah ada di rumah pun, mereka gak akan makan kalau belum dikupasin dan disajikan sama orang tuanya. Maunya tinggal makan doang, malas kalau harus kupas sendiri.

Jangan-jangan di masa depan cucu-cucu kita malas makan mangga kalau harus ambil dulu dari piring yang sudah disediakan. Maunya mangga itu tau-tau sampe di mulutnya. Hehe.

Cerita ini ada benarnya juga, betapa makin kesini kita makin dimanja berbagai kemudahan, tetapi akibatnya kita jadi jadi tidak tau spirit berjuang. Kita jadi menghindari kerja keras. Maunya serba instan.

Merintis usaha pengen langsung sukses. Meniti karir kerja pengen langsung posisi tinggi. Yang lebih bahaya lagi kalau merembet masalah ibadah.

Berdoa sekali pengen langsung dikabulkan oleh Allah. Malas untuk mengulang-ulang doa, dan malas untuk pantesin diri dengan tahajud dan sedekah. Waduh doa kok instan.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

komentar | | Read More...

DIBAYAR BUKAN UNTUK MENGELUH

EQ AT WORK:
“DIBAYAR BUKAN UNTUK MENGELUH”

Diceritakan, ada sebuah perkumpulan yang isinya orang-orang yang bahagia. Mereka selalu ceria dan bersukacita dalam bekerja. Bersenandung dan tertawa, sepanjang hari sambil melakukan tugas-tugas mereka. Hingga suatu hari, perkumpulan ini kemasukan seseorang baru yang perangainya berbeda. Si orang baru ini punya kebiasaan mengutuk dan berceloteh soal hal-hal yang buruk sepanjang hari. Cuaca yang buruk, baju yang nggak nyaman, badannya yang ngilu, dan masih banyak lagi. Dan beberapa minggu kemudian, beberapa orang diperkumpulan itupun mulai ikut berkeluh kesah. Dan di akhir tahun, berbagai sikap dan perangai buruk dalam berkata-kata mulai mengjangkiti hampir semua orang di perkumpulan itu. Mereka akhirnya tidak lagi bernyanyi dan bersukacita. Semuanya ikut-ikutan mengeluh!

Begitulah, kadang dalam organisasi pun dibutuhkan hanya satu orang saja yang hobi dan perangainya suka berkeluh kesah, maka keseluruhan organisasi bisa terjangkiti virus untuk mengeluh. Padahal, selalu dikatakan, “Mengeluh tidak menyelesaikan masalah, bahkan membuat beban pekerjaan kita menjadi semakin berat”.

Mari kita ambil perumpamaan seperti ini. Anda mendapat tugas untuk mengangkat kantong yang beratnya 10kg. Lantas, dia atas kantong tersebut terdapat sebuah kantong kosong kedap udara yang bisa diisi dengan apapun. Nah, pertanyaannya kantong kosong di atas itu hendak diisi dengan apa?

Mereka yang mengeluh, ibaratnya mengisi kantong kosong itu dengan “kerikil dan batu keluhan”. Akibatnya apa yang terjadi? Beban pekerjaan mereka menjadi semakin berat! Beban yang tadinya 10kg bisa menjadi 15 atau bahkan 20kg.

Tetapi, mereka yang bersukacita dan senang, justru sebaliknya. Mereka memutuskan untuk mengisi kantong kosong di atas kantong 10kg itu dengan gas yang ringan dan bisa terbang, semacam gas Heliumlah. Lantas, kantong itu diikatkan ke kantong 10kg. Akibatnya apa? Dengan kantong yang lebih ringan dan terbang itu, berat yang tadinya 10kg, justru kini beratnya jadi 7kg, 5kg atau bahkan kurang.

Begitulah efek mengeluh. Ibaratnya, kita telah mendapatkan sebuah beban pekerjaan yang berat namun masih menambahkan berat lainnya ke atas beban diri kita. Namun, celakanya, banyak pengeluh yang tidak menyadari efeknya sama sekali.

Dampak Mengeluh
Mengeluh, jelas-jelas memiliki berbagai dampak yang buruk. Pertama-tama, seperti yang kita ilustrasikan dalam eksperimen di atas, mengeluh membuat beban pekerjaan jadi bertambah. Bukannya lebih enteng, justru mengeluh memperburuk situasi.

Selain itu, mengeluh adalah energi negatif yang bisa menulari tim. Ketika tidak dikontrol, mengeluh bisa turut membuat tim lainnya jadi ikut-ikutan menjadi orang yang negatif pula.

Selian itu pula, mengeluhpun membuat orang yang hobinya mengeluh mulai dijauhi dan tanpa sadar justru memburuk dan membuat dirinya makin lama makin kerdil dan tidak berkembang. Parahnya, orang seperti ini biasanya jarang sekali menyadari. Tetapi, untuk jangka panjang si pengeluh inilah yang akhirnya rugi buat dirinya sendiri. Makanya ada sebuah kalimat menarik soal orang yang hobinya mengeluh, “Mengeluh itu ibarat orang yang mulutnya bau. Dia bisa mencium bau mulut orang lain, tapi tidak bisa mencium baunya sendiri”. Begitu juga halnya si pengeluh. Kadang mereka bisa complain atau berkeluh kesah tentang orang lain tapi tidak dengan dirinya sendiri.

Dan akhirnya, karma buruk pun seringkali terjadi sama si pengeluh. Akhirnya, mereka inipun mendapatkan hal-hal buruk dalam kehidupannya. Termasuk, jika ia adalah seorang yang bekerja di sebuah organisasi, biasanya organisasipun akan menghukum kebiasaan buruk mereka. Karir mereka biasanya tidak maju, dan hasil yang mereka peroleh pun pas-pasan. Hal ini lantaran dalam bekerja mereka lebih bersikap negatif daripada berkontribusi. Energi mereka sudah habis dengan berkeluh kesah, bukannya dengan memberikan nilai tambah. Menariknya, mereka pun mulai berkeluh kesah soal karir dan pekerjaan mereka yang tidak kemana-mana, lantas mereka pun menyalahkan perusahaan dan organisasi tanpa bisa berkaca bahwa sebenarnya hal ini adalah akibat dari ulah mereka sendiri.

Mulailah Diet Mengeluh
Apa solusi buat para pengeluh? Gampang. Stoplah mengeluh. Satu kesadaran yang harus mulai dimunculkan adalah mengeluh tidak menyelesaikan masalah. Karena itu, bukan saja kita perlu melakukan diet makanan agar badan kita fit. Kitapun perlu melakukan diet mental dengan cara stop dan berhenti mengeluh.

Diceritakan ada satu hal yang menarik tentang Jackie Robinson, tokoh pemain baseball kulit hitam yang pertama kali main di Baseball Major League. Nah, sebagai seoarang tokoh atlit yang bergitu ternama, dalam semua kontraknya adalah kalimat menarik, “Tidak boleh mengeluh apapun keadaannya, termasuk kalau ada orang yang meludah kepadamu”. Awalnya, pasal ini sebenarnya merupakan “pasal hukuman” dimana sebagai seorang kulit hitam ia akan banyak dicemooh dan direndahkan. Dengan adanya pasal ini, maka Jackie Robinson tidak bisa menuntut apapun. Namun, di kemudian hari, tatkala ditanya soal pendapatnya terhadap pasal ini, justru Jackie Robinson melihatnya dari sisi yang berbeda. Menurutnya, pasal itu justru membuat mentalnya jadi positif. Ia pun mulai menjalani diet mengeluh. Bahkan menurutnya, pasal itu justru membuat hidupnya jadi berbahagia karena pikirannya terus-menerus mencari cara untuk tidak mengeluh!

Begitulah. Memang tatkala kita masuk ke tempat kerja, tidak ada perjanjian tertulis yang mengatakan bahwa kita tidak boleh mengeluh. Tetapi, mungkin sudah seharusnya kita menambahkan pasal ini ke dalam perjanjian diri kita sendiri. Bahwa, saya akan berusaha dan bekerja sekeras mungkin untuk tidak mengeluh. Dan percayalah, tatkala kita direkrut menjadi karyawan, perusahaan berharap bahwa kita akan memberikan nilai tambah dan manfaat melalui hasil kerja kita, bukannya dengan keluhan kita. Organisasi sudah punya banyak masalah, tidak perlu ditambah lagi dengan keluhan-keluhan Anda lagi kan?

Salam Antusias!!

komentar | | Read More...

GRATITUDE

Seorang pria kaya melihat melaluil jendela dan melihat seorang laki-laki mengambil sesuatu dari Tong sampah.. Ia mengatakan, *Terima kasih Tuhan saya tidak miskin.*

Orang Miskin memandang sekeliling dan melihat seorang pria telanjang di jalan. Ia mengatakan, *Terima kasih Tuhan aku tidak Gila.*

Pria gila memandang ke depan dan melihat ambulans yang membawa pasien. Ia mengatakan, *Terima kasih Tuhan saya tidak sakit.*

Kemudian orang sakit di rumah sakit melihat troli mengambil mayat ke kamar mayat. Ia mengatakan, *Terima kasih Tuhan aku tidak mati.*

Hanya orang yang sudah mati tidak bisa berterima kasih kepada Tuhan.

Mari kita lebih banyak lagi berterima kasih kpd Tuhan hari ini untuk memberikan Kita kesempatan untuk hidup sehari lagi?

Apakah Kita berbagi dengan orang lain, dan biarkan mereka tahu bahwa Allah mengasihi mereka juga?

KEHIDUPAN:
Untuk memahami lebih baik, Kita perlu pergi ke 3 lokasi:

1. Rumah Sakit,
2. Penjara &
3. Kuburan

*Di Rumah Sakit, Kita akan memahami bahwa tidak ada yang lebih indah daripada  KESEHATAN*

*Di Dalam Penjara, Kita akan melihat bahwa * FREEDOM /KEBEBASAN* adalah hal yang paling berharga.

*Di KUBURAN  Kita akan menyadari bahwa hidup ini tidak Berarti Apa2.. Karena Tanah yang kita pijak hari ini akan menjadi  atap kita keesokan hari.*

Karena itu, marilah kita tetap rendah hati dan bersyukur untuk semua Berkat dan Karunia dalam Hidup Kita..

untuk itulah sahabat ku selagi kita masih diberi waktu dan kesempatan perbanyaklah berbuat baik dan mensyukuri nikmatNya

dan selalu rukun sesama sahabat dan keluarga, krn kita tdk tahu kapan kita kembali.

komentar | | Read More...

Jasa Aktivasi Telkomsel CUG (Visit www.komunitascug.com)

Penulis : Unknown on Selasa, 08 September 2015 | 21.24

Selasa, 08 September 2015

Berikut saya informasikan beberapa point penting yang harus di ketahui oleh Agent CUG/ calon Agent CUG sbb:


  1. Saat akan melakukan aktivasi, anda harus punya deposit (artinya telah membayar dimuka).
  2. Untuk yang masih memiliki tagihan mohon segera dilunasi, jika tidak nomor-nomor yang telah terdaftar akan di non aktifkan ID nya atau saya MIGRASI ke ID lain secara acak sehingga nomor2 yang anda daftarkan tidak bisa gratis satu sama lain.
  3. Batas pengiriman nomor sampai pukul 22.00 WIB dan akan diproses dihari berikutnya.
  4. Disarankan di rekap dulu nomor-nomor yang akan anda aktivasi, dan kirimkan ke saya pada malam hari.
  5. Batas komplain 3x24 jam
  6. Tidak ada penggantian nomor jika nomor yang anda kirimkan tidak bisa aktif karena (1) Salah ketik (2) sudah tergabung CUG/TSC sebelumnya
  7. Informasi Pembayaran Via Transfer Bank Mandiri atau Bank BCA 
  8. Jika ada aturan lain-lain akan disampaikan lagi
Silakan diteruskan ke reseller2 anda, semoga dimengerti dan dimaklumi. Semua demi meningkatkan pelayanan.
Salam,
KOMUNITAS CUG GROUP
Jekson A. Situmorang
082363000100 
email: jekson.morang@gmail.com
komentar | | Read More...

Cara Pendaftaran Gabung komunitas CUG Telkomsel ID Nasional

Cara Pendaftaran Gabung komunitas CUG Telkomsel ID Nasional

 

Terima kasih terlah berkunjung di website www.komunitascug.com, anda pengguna kartu telkomsel dapat menikmat sepuasnya gratis nelpon dan sms 24 jam Nonstop hanya dengan bergabung dengan komunitas cug telkomsel. 

Cara daftar, sebagai berikut:

1. Sediakan nomor yang akan di jadikan CUG baik perdana baru maupun nomor lama.

2. Cek terlebih dahulu No hp yang mau didaftar dengan cara:

ketik (tanpa spasi) :
CEKSTATUS krim sms ke 2323

tanpa spasi (CEKSTATUS)

3. Pastikan Jawabannya seperti dibawah ini :

"Nomor Anda Belum terdaftar pada komunitas Telkomsel"
 
4. Jika pesan seperti di atas, maka kirimkan nomor yang akan anda daftarkan untuk aktivasi CUG.
Untuk biaya registrasi hanya Rp. 20.000,-/nomor.
 

Informasi lebih lanjut hubungi:
Jekson Situmorang
082363000100 / 54F36D9A
komentar | | Read More...

TIDAK BISA HBT ON, MAAF LOKASI ANDA TIDAK DAPAT MELAKUKAN REQUEST. INI SOLUSINYA!

Penulis : Unknown on Selasa, 25 Agustus 2015 | 19.18

Selasa, 25 Agustus 2015

Selamat Datang dan selamat berkunjung di website KOMUNITAS CUG.



Kali ini beberapa kendala di alami banyak pelanggan telkomsel khususnya anggota CUG di seluruh Indonesia. Informasi yang saat ini di alami pengguna telkomsel adalah tidak dapat mengaktifkan paket CUG di luar area tsb. Kebijakan telkomsel saat ini adalah khususnya untuk ID Sekolah/Kampus yang mengharuskan pengaktifan paket di area sekolah/kampus tersebut. Maka saran dari kita KOMUNITAS CUG adalah melakukan pemindahan komunitas dari ID SEKOLAH/KAMPUS ke komunitas ID UMUM/NASIONAL.

Untuk ID SEKOLAH/KAMPUS ketika Bapak Ibu ingin mengaktifkan paket HBT ON kirim ke 2323, maka akan ada balasan: Maaf, lokasi Anda belum dapat melakukan request ini.



ID UMUM/NASIONAL yang dimaksud adalah, Anda dapat mengaktifkan paket dari luar area anda berada, dimana KOMUNITAS CUG yang anda aktivasi tidak tergantung pada area anda. Maka itu www.komunitascug.com menganjurkan untuk MIGRASI ke ID UMUM/NASIONAL, agar anda bapak/ibu dapat mengaktifkan ketika anda berada di mana pun tanpa harus anda kembali ke area komunitas anda pertama kali di aktivasi.
Berminat Nomor-nomor komunitas anda SUKSES* di migrasi ke ID UMUM/NASIONAL?? 
Dengan biaya Rp. 50.000,- per nomor, Nomor anda akan kita bantu migrasi ke ID Umum/Nasional**.


Silahkan Hubungi:

http://www.komunitascug.com/p/cara-daftar.html

Jekson A. Situmorang
082363000100
0811708881
0819614302

Atau invite pin BBM di: 54F36D9A

* Nomor tidak SUKSES, tidak berlaku REFUND, hanya berlaku CHANGE nomor baru.
**Tergantung ID yang tersedia
komentar | | Read More...

Markus 9 : 33-35

Penulis : Unknown on Sabtu, 23 Mei 2015 | 21.36

Sabtu, 23 Mei 2015

Markus 9:35 Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada mereka: "Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya."

Markus 9:35 Yesus duduk dan memanggil murid-murid-Nya, lalu Dia memberitahukan, “Kalau kamu mau menjadi yang nomor satu di mata Allah, berarti kamu harus siap untuk menjadi yang paling terakhir, dan juga siap untuk melayani semua orang.”

komentar | | Read More...
 
Company Info | Contact Me | Privacy policy | Disclaimer | Widget | Pasang Iklan | Site map
Copyright © 2015. DENDENG KURDENG JC . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | CEO by Jekson A. Situmorang